Forbrukslån | Lainat 2018 | Kredittkort | Sammenligne Strømpriser | Billig Hyttealarm | Livsforsikring | Billigste Mobilselskaper | Termogods
Museum Ogoh Ogoh

Museum Ogoh Ogoh Soka Indah 

     Museum Ogoh Ogoh Soka Indah – Sehari sebelum perayaan Nyepi atau dikenal dengan nama Hari Raya Pengrupukan di Bali diadakan atraksi mengarak ogoh-ogoh di jalan raya. Ogoh-ogoh merupakan patung yang berbentuk raksasa yang terbuat dari bambu dan kertas maupun benda lainnya yang kemudian di arak-arak keliling desa pada saat menjelang perayaan Nyepi. Setelah selesai di arak-arak ogoh-ogoh biasanya dibakar. Akan tetapi ada beberapa ogoh-ogoh tidak dibakar melainkan dipajang di sebuah museum.

     Salah satu museum yang memajang ogoh-ogoh hasil kreasi anak Bali yakni Museum Ogoh Ogoh yang ada di Pantai Soka Tabanan Bali, tepatnya di Soka Indah Rest Area. Ada kurang lebih 16 macam ogoh-ogoh yang dipamerkan di sini. Museum ogoh ogoh ini digagas oleh Kooeswintoro Direktur Utama Grafika group perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan pariwisata. Museum ini dibuka pada bulan Mei 2013.

Kita ketahui bahwa setelah ogoh-ogoh diarak-arak di jalan raya biasanya dibakar. Akan tetapi untuk membuat ogoh-ogoh ini memerlukan biaya yang tidak sedikit, bahkan ada yang memerlukan biaya sampai ratusan juta rupiah. Untuk melihat ogoh-ogoh ini wisatawan asing rela datang ke Bali jauh-jauh hari hanya untuk melihat ogoh-ogoh tersebut. Karena ogoh-ogoh dapat dijadikan sebagai atraksi wisata yang sangat bagus maka dibuatlah museum ogoh-ogoh. Selain itu tujuan dibangunnya museum ogoh-ogoh ini sebagai bentuk untuk melestarikan nilai-nilai seni dan budaya adi luhur yang diwariskan para leluhur dimasa lampau.

Seperti kita ketahui Soka indah berada di area pantai Soka yang menakjubkan.Di sebelah barat pantai Soka terdapat sebuah goa kelelawar yang dinamakan Goa Kelelawar. Di atasnya terdapat Pura Luhur Serijong yang berada di atas tebing karang. Di sebelahnya terdapat batu karang yang dikelilingi laut dan muara dimana batu karang ini disebut Payuk Kebo Iwa, dalam bahasa Indonesia payuk artinya periuk atau kuali. Menurut cerita legenda Kebo Iwa adalah Patih bertubuh raksasa dan periuk tersebut digunakan untuk memasak.Sebelah barat Pantai Soka banyak terdapat batu karang yang banyak digunakan orang untuk mancing ikan laut. Pantai Soka juga sering digunakan oleh umat Hindu di Bali untuk menyelenggarakan upacara pada hari raya salah satunya saat Hari Raya Sarasawati. Pada hari raya umat Hindu di Bali berkumpul di pantai melakukan beberapa ritual sesaji. Masyarakat sekitar sudah berkumpul sejak malam hari dan perisitiwa ini tidak terjadi setiap bulan karena itu sebaiknya anda membawa kamera untuk mengabadikan peristiwa hari raya di Pantai Soka.Pantai Soka Indah memiliki eksotisme tersendiri. Warna pasir yang hitam karena kandungan mineral yang sangat tinggi yang dihasilkan oleh bebatuan .